BeritaTangerang Kota

Pra Musker, PCNU Kota Tangerang Dorong Penguatan Organisasi dan Kemandirian

7
×

Pra Musker, PCNU Kota Tangerang Dorong Penguatan Organisasi dan Kemandirian

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua PCNU Kota Tangerang, Rasman Susandi
Wakil Ketua PCNU Kota Tangerang, Rasman Susandi

Sibertangerang.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang, mempersiapkan internal organisasi dalam rangkaian pra musyawarah kerja (Pra Musker) di gedung serbaguna Graha Santri FSPP Kota Tangerang, Sabtu (19/9/2026).

Wakil Ketua PCNU Kota Tangerang, Rasman Susandi menuturkan bahwa pra musker tersebut dilaksanakan untuk memperkuat sinergi dan kemandirian Jam’iyah untuk umat di Kota Tangerang.

“NU itu rumah besar, yang bisa memayungi siapa saja. Maka jagalah rumah ini, berkhidmahlah dengan penuh cinta,” tegas Rasman dalam keterangannya.

Menjelang pelaksanaan musker PCNU Kota Tangerang, tahun ini menggelar kegiatan pra musker dengan tema yang diangkat yakni “Bersinergi, Berkhidmah untuk Umat, Memperkokoh Jam’iyah”.

Tema tersebut dipilih sebagai komitmen bersama untuk memperkuat konsolidasi organisasi di semua tingkatan sekaligus memastikan kehadiran NU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, khususnya di Kota Tangerang.

Dalam arahannya, Rois Syuriah, K.H. Abdul Mukti, berpesan agar seluruh pengurus senantiasa memegang teguh prinsip dasar perjuangan organisasi.

Dia menegaskan kaidah ‘Khoirun jam’iyyati anfa’u lil jama’ah’ bahwa sebaik-baik organisasi adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi jamaahnya.

Untuk mewujudkan kaidah tersebut, K.H. Abdul Mukti menekankan beberapa poin krusial bagi para pengurus dan jemaah diantaranya yaitu memiliki rasa memiliki (Dza ut-Tamalluk) yakni keberhasilan organisasi lahir dari rasa memiliki yang kuat di antara para pengurusnya, sehingga timbul sifat yang istiqomah dan tidak terpisahkan dari jam’iyah.

Tak kalah penting, kaidah lain yang juga harus dimiliki ialah kemandirian dan kekuatan finansial.

Bahwa NU harus memiliki power dan kemandirian yang dimulai dari kedisiplinan anggota dalam membayar iuran bulanan.

Langkah ini dinilai penting agar organisasi tidak selalu bergantung pada pihak luar dan dapat berjalan lebih mandiri.

“Menjaga persaudaraan dan menyelesaikan masalah secara internal. Apabila terdapat dinamika atau permasalahan di dalam organisasi, KH. Abdul Mukti berpesan agar diselesaikan secara internal, kekeluargaan, serta dengan mendatangi para sepuh dan kyai untuk meminta nasihat. Beliau mengingatkan agar pengurus tidak bertindak tergesa-gesa atau mudah terbawa arus yang dapat merugikan keutuhan jam’iyah,” tegas KH. Abdul Mukti diterangkan Rasman.

Rois Syuriah juga menekankan kegiatan Musker PCNU Kota Tangerang, nantinya memiliki kematangan program kerja.

“Bahwa rangkaian rancangan program dari berbagai lembaga dan badan otonom (Banom) dipersiapkan secara matang menjelang Musker agar nantinya dapat diselaraskan dan membawa keberkahan bagi umat,” terang Rasman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *