BeritaBisnis

Penghasilan Tak Menentu, Pegadaian Bekali Ojek Pangkalan Strategi Finansial

11
×

Penghasilan Tak Menentu, Pegadaian Bekali Ojek Pangkalan Strategi Finansial

Sebarkan artikel ini
Pegadaian Area Tangerang menggelar edukasi literasi keuangan bagi komunitas ojek pangkalan
Pegadaian Area Tangerang menggelar edukasi literasi keuangan bagi komunitas ojek pangkalan. Foto: Istimewa

Sibertangerang.id – PT Pegadaian (Persero) terus memperluas edukasi mengenai pengelolaan keuangan kepada masyarakat, termasuk kelompok pekerja sektor informal.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Edukasi Literasi Keuangan Bersama Komunitas Ojek Pangkalan yang digelar PT Pegadaian (Persero) Area Tangerang.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PT Pegadaian (Persero) Area Tangerang pada Senin (10/8/2026) dan diikuti puluhan mitra pengemudi ojek pangkalan dari Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya.

Program literasi keuangan ini dirancang untuk memberikan bekal kepada para pengemudi ojek pangkalan dalam mengatur kondisi finansial keluarga.

Materi yang diberikan mencakup perencanaan keuangan, pentingnya menyiapkan dana darurat, kewaspadaan terhadap investasi ilegal, hingga pengenalan berbagai produk keuangan syariah dan konvensional yang dapat dijangkau masyarakat.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, mengatakan pekerja informal seperti pengemudi ojek pangkalan memiliki kontribusi penting terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun, pendapatan yang cenderung tidak tetap membuat kelompok tersebut perlu memiliki perencanaan finansial yang baik.

“Pegadaian berkomitmen penuh untuk hadir mendampingiseluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja keras di sektor informal seperti rekan-rekan ojek pangkalan. Melaluiprogram literasi keuangan ini, kami ingin mendorongterciptanya masyarakat yang tidak hanya mandiri secarafinansial, tetapi juga memiliki ketahanan ekonomi keluargayang tangguh melalui instrumen pengelolaan dana yang aman, legal, dan terpercaya,” ujar Maryono.

Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Tangerang, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk konkret Pegadaian dalam mendekatkan layanan finansial kepada masyarakat.

Menurutnya, akses terhadap layanan keuangan perlu terus diperluas agar masyarakat dapat memanfaatkan berbagai solusi finansial yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka.

“Melalui kegiatan di Aula Area Tangerang ini, kami berupayamendekatkan berbagai solusi finansial Pegadaian—sepertiTabungan Emas, pembiayaan modal kerja, hingga kemudahantransaksi digital. Kami berharap pengetahuan yang dibagikanhari ini dapat diterapkan secara langsung oleh para pengemudi ojek pangkalan dalam mengelola pendapatanharian mereka agar lebih terencana dan berkelanjutan,” kata Agus Setiawan.

Selain memperoleh materi mengenai pengelolaan keuangan, peserta juga mendapatkan pelatihan praktis dalam menggunakan aplikasi TRING.

Aplikasi tersebut diperkenalkan sebagai salah satu sarana untuk memudahkan berbagai kebutuhan transaksi finansial melalui telepon seluler.

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan sejumlah fitur, mulai dari menabung emas dengan nominal terjangkau, melakukan pembayaran tagihan, hingga mengajukan pembiayaan berbasis kemitraan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan apresiasi secara simbolis kepada perwakilan komunitas ojek pangkalan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara peserta dan pihak Pegadaian.

Melalui kegiatan literasi keuangan tersebut, Pegadaian Area Tangerang berharap pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan finansial dapat terus meningkat.

Edukasi ini juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara nasional.

Pegadaian menilai edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan tidak hanya memberikan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga dapat mendorong masyarakat agar lebih mampu mengambil keputusan finansial secara bijak.

Dengan pendekatan tersebut, Pegadaian berupaya memperkuat perannya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kombinasi antara akses layanan finansial dan edukasi yang berkesinambungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *